Hibah Buku “Kurikulum dan Budaya Madura” dari Albaburrahim
- Diposting Oleh Admin Web Perpustakaan
- Kamis, 18 Juni 2026
- Dilihat 99 Kali
Pamekasan - Kepala Perpustakaan UIN Madura Bapak Dr. Mustajab, S.Ag., S.IPI., M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Audit Mutu Internal UIN Madura Bapak Albaburrahim, M.Pd beserta rekan-rekannya atas dedikasi dan kontribusi akademik melalui karyanya berjudul Kurikulum dan Budaya Madura: Implementasi Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter (17/06/2026). “Buku beliau menjadi dukungan penting bagi pengembangan literasi, pendidikan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal Madura serta menjadi bukti nyata kontribusi akademisi UIN Madura dalam menghasilkan karya ilmiah yang berorientasi pada pengembangan pendidikan dan pelestarian budaya daerah”
Serah terima dilaksanakan di Perpustakaan NUIN Madura, diterima secara langsung oleh Pustakawan Madya Bapak Hairul Agust Cahyono, M.Hum. Bapak Hairul Agust Cahyono menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada perpustakaan sebagai tempat penyimpanan dan diseminasi ilmu pengetahuan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperluas akses sivitas akademika terhadap literatur yang relevan dengan pengembangan pendidikan karakter, budaya lokal serta implementasi Kurikulum dalam berbagai jenjang pendidikan secara berkelanjutan.
Buku Kurikulum dan Budaya Madura: Implementasi Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang luas bagi pengembangan pembelajaran kontekstual yang berakar pada nilai-nilai pendidikan karakter. Dalam perspektif penulis, budaya Madura tidak sekadar diposisikan sebagai objek kajian, melainkan sebagai sumber nilai, identitas dan pengalaman belajar yang hidup di tengah masyarakat. Peserta didik didorong untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap lingkungan sosial dan budaya mereka. Pembelajaran berbasis budaya lokal memungkinkan proses refleksi pengalaman secara autentik sehingga keterhubungan antara pengetahuan dan kehidupan nyata dapat terbentuk secara bermakna dan berkelanjutan.
Bapak Albaburrahim turut menyampaikan bahwa hibah buku Kurikulum dan Budaya Madura merupakan bentuk komitmen dan keseriusannya dalam mendukung pengembangan literasi akademik di lingkungan perguruan tinggi. “Perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat pengetahuan yang menjembatani karya ilmiah dengan kebutuhan pembaca. Saya berharap, penyerahan buku ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat” tuturnya. Beliau juga berharap, buku tersebut dapat menjadi referensi yang berkelanjutan dalam kajian kurikulum, pendidikan karakter serta penguatan nilai-nilai budaya Madura sebagai bagian penting dari khazanah pendidikan Indonesia.AH